Bermasalah Dengan Anak? Ajak Nonton Film Me Vs Mami

me-1-fix

Cerita film tentang ketimpangan hubungan antara orang tua dan anak sudah banyak yang diangkat ke layar lebar dalam berbagai versi seperti Room, film nominasi Oscar yang menceritakan perjuangan seorang ibu untuk bisa membawa anaknya ke kehidupan yang bebas tanpa kekangan. Saya suka cerita film Korea, Miracle number 7, tentang perjuangan para narapidana dan sipir penjara untuk membebaskan seorang ayah yang tak bersalah agar bisa kabur bersama anaknya sebelum hukuman mati dijatuhkan. Ada juga film Jamie Lee Curtis Freaky Friday yang membuat ia dan anaknya bertukar tubuh hingga keduanya memahami karakter masing-masing.

Nah…. Me Vs Mami diangkat dari banyaknya kasus pertentangan antara orang tua dan anak gadisnya. Mami (Cut Mini Theo) adalah seorang Chef kenamaan yang punya acara televise. Tentu saja ia sangat sibuk mempersiapkan penanyangan acaranya setiap hari. Hal itu membuat putrinya, Mira (Irish Bella) merasa tak pernah diprioritaskan ibunya. Belum lagi sifat mami yang perfeksionis, jutek, tak bisa diam, selalu kuatir dan selalu menganggap Mira masih kecil.

Sebagai anak dari orang tua tunggal, Mira sering merasa kesepian karena sering ditinggalkan Mami namun disaat yang lain, juga merasa sangat jengah dengan kehadiran Mami yang kalau berada di dekatnya selalu menginterogasinya tentang banyak hal. Singkat kata, keduanya sering berantem, musuhan, dan saling menuduh tak pengertian.
Hingga suatu masa, ada telpon dari nenek mantan suaminya, Adam yang ingin bertemu dengan cucunya Mira sebelum meninggal dunia. Sebagai ibu protektif maka Mira takkan bisa membiarkan anaknya pergi sendiri ke kampong halaman mantan suaminya. Akhirnya ia ijin ke produsernya untuk mengantarkan Mira bertemu nenek dari ayahnya.

Singkat cerita, mereka sudah sampai di Padang dan menggunakan mobil rental menuju Payakumbuh tempat sang nenek tinggal. Dasarnya seorang chef, ketika berhenti di sebuah rumah makan, Mami lari ke dapur menginterogasi pemilik dapur tentang kebersihan dan segala hal tentang makanan. Maka terjadilah keributan antara pemilik warung dan Mami. Banyak dialog-dialog lucu diselipkan di sini.
Ternyata sopir rentalnya minta pulang, karena istrinya melahirkan. Jadilah Mami dengan terpaksa mengendarai sendiri mobil sewaan itu ke Payakumbuh bersama Mira. Kebayang doong betapa ributnya mereka berdua selama perjalanan. Ribut tentang apa saja. Tapi karena melakukan perjalanan berdua itulah yang pada akhirnya membuat keduanya akhirnya saling belajar memahami satu sama lain dan Mira menemukan fakta tentang kondisi pernikahan ayah ibunya selama ini.
Rangkaian perjalanan dari Padang menuju Payakumbuh selalu diwarnai insiden-insiden yang mengocok perut. Dari pertemuan Mira dengan cowo ganteng Rio (Dimas Aditya) , kecelakaan, dirampok dan banyaak lagi insiden menggelikan lainnya.

Alur cerita film ini maju, dengan seting kota-kota di wilayah Sumatera Barat seperti Padang, Bukit Tinggi dan Payakumbuh. Terlihat juga Kelok 9 dan Ngarai Sihanouk. Ody Harahap, sang sutradara berhasil menerjemahkan cerita karya Vera Varidia ini dengan baik dan mengalir lancar. Jalan cerita juga menarik. Para penonton sering tertawa terbahak-bahak saat menyaksikan adegan-adegan yang mengocok perut di saat yang lain, terlihat para penonton wanita terharu dan meneteskan air mata. Ini bukan hanya film komedi tapi sarat pesan moral di dalamnya. Jadi jika anda punya hubungan yang kacau dengan anak remaja anda, ajaklah ia menonton film ini, niscaya pulang dari bioskop hubungan orang tua dan anak akan kembali membaik.
Sebagai pemain senior, Cut Mini tidak memiliki kesulitan berarti memainkan mami. Ia sangat pandai berimprovisasi menjadi Mami yang jutek dan menyebalkan. Irish Bella dan Dimas berusaha mengimbangi acting Cut Mini dengan bermain natural. Pak Nurdin, pendatang baru sebagai cameo berhasil mewarnai film dengan acting lugunya yang alamiah dan menghibur. Pokoknya ga ada ruginya nonton film ini yang akan tayang perdana tanggal 20 Oktober secara serentak di seluruh bioskop di Indonesia.

Bagi penggemar traveling, pasti jadi penasaran dan ingin menjelajahi keindahan Sumatra Barat. Dari film ini kita juga jadi tahu beberapa tradisi unik yang berlaku di Padang seperti cara transaksi pembelian kerbau yang menggelikan. Dan istilah …’membeli kerbau itu seperti memilih pasangan. Kita berdua harus klik. Dipilih dengan teliti. Kok ada kerbau segala?

Iya… makanya tonton filmnya!

Baca juga yang ini....

3 Comments

  1. Seruuu..jadi teringat film Bad Moms..udah nonton mbak? Mila Kunis meraninnya lucu banget..dia berusaha menjadi ibu yang sempurna buat anak-anak remajanya… 🙂

    1. belum ih..film baru kah? salam kenal yaa… aku suka banget film The Secret of walter Mitty

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *