10 Film Yang Akan Menginspirasi Hidup (2)

 

Melanjutkan postingan  sebelumnya yang bisa dibaca di sini,…. inilah lima film bagus lainnya yang akan menginspirasi, that we can learn much from them.

6.  The King Speech

Bersumber dari kisah nyata, ketika putera mahkota kerajaan Inggris Pangeran David yang selama ini terkenal sebagai playboy, jatuh cinta pada seorang wanita Amerika yang masih terikat dalam perkawinan dengan marinir Amerika bernama Wallis. Peristiwa ini menggegerkan publik Inggris. Sang raja mengultimatium  memilih tahta atau kekasihnya. Pangeran David memutuskan untuk meninggalkan tahta dibanding meninggalkan Wallis. Dan mereka memilih meninggalkan Inggris dan tinggal di Paris. Otomatis tahta diserahkan pada adik lelakinya (ayah dari Ratu Elizabeth 2 sekarang) yang akan dinobatkan sebagai raja George VI, yaitu Pangeran Albert (Colin Firth). Sang pangeran  dalah seorang  yang introvert, pendiam karena ia gagap ketika bicara, apalagi jika sedang gugup. Tak lucu kan seorang raja Inggris berpidato di depan rakyatnya dengan suara yang terbata-bata dan diulang-ulang? Nanti bisa jadi bahan tertawaan rakyatnya, dan ini menyangkut martabat bangsa. Padahal Pangeran Albert  sudah terbukti lelaki yang lurus hidupnya, bekerja di kerajaan Inggris, suami dan ayah yang baik (membuktikan sebagai sosok yang bertanggungjawab) dan memiliki visi bagi kerajaan Inggris. Maka sebelum naik tahta, Raja George V sebelum meninggal meminta seorang ahli therapis bicara dari Australia  Lionel Louge (Geoffrey Rush) . Sang calon  raja dilatih dengan berbagai metode dibantu oleh sang istri, yang diperankan Helena Bohnam Carter. Dan menghilangkan gagap tak semudah mengobati penyakit fisik. Selain  latihan berbicara terus menerus , akhirnya didatangkan psikolog untuk membantu dari segi kejiwaan dan menggali penyebab gagap sang raja. Sebagai anak raja, semua urusan pengasuhan diserahkan pada nanny kerajaan.  Begitupun Albert, tapi ia diasuh seorang nanny yang galak, yang membuatnya jadi tak berani membuat kesalahan dan menjadi gagap. Film yang sangat bagus, walau posternya sangat sederhana (don’t judge the book by it’s cover). Dan Colin Firth berhasil mentransfer karakter sang raja gagap yang pendiam, kelam dan putus asa, dengan bagus. Tiga aktor watak cemerlang bermain bersama dalam satu film dengan aksen Inggris yang menawan. You will love it! Dari film ini kita juga bisa belajar tentang komitmen, kerja keras, dan betapa pentingnya hadir di saat masa-masa emas pertumbuhan seorang anak. Ayah,Ibu ayo tonton film ini. Ini trailernya.

Continue Reading

10 Film Yang Akan Menginspirasi Hidup (1)

http://http://cdn.playbuzz.com/cdn/e5168485-dfc3-45f6-89ad-47761d121ad6/a3215225-7f2b-4afd-803c-0a3b3276f9a2.jpg

Saya suka baca buku-buku motivasi seperti karya Anthony Robbins, Stephen Covey,Rhonda Byrne, TungDesem, bahkan buku Mario Teguh juga hehe. Hingga akhirnya seorang teman menyarankan, lihat film deh, banyak film bagus yang membuatmu akan belajar tentang hidup dengan cara yang yang asik. (thanks ya sarannya). Jadilah akhirnya aku sering melihat film untuk belajar tentang hidup dan tentu saja, di saat tertentu membuatku jadi lebih semangat menjalani hidup. Kadang aku juga putar film-film yang bagus buat muridku, agar mereka belajar hidup juga, daripada kita ngomel panjang-lebar ga didengerin mending setel film biar mereka mau mikir. Dan kurasa itu lebih efektif daripada ngomel. Di tengah film-film sampah yang mereka konsumsi, setidaknya film yang bermutu akan menjadi penyeimbang. Tentu saja kita harus nonton duluan, kalau ada adegan yang tidak baik kalau bisa dihapus atau dipercepat biar mereka tak lihat. Berabe kan.

Ini beberapa film yang menurutku sih, bisa menginspirasi hidup kita untuk membuatnya lebih bermakna dan lebih asik menjalaninya ciee. Film buatku juga jadi terapi saat terpuruk (tiap orang memiliki masa-masa keterpurukan karena suatu hal, bukan?) sehingga kita lebih kuat dan bersyukur. Nah film-film ini bisa membuat kita memandang dunia dengan cara yang berbeda.

  1. Forest Gump

Film ini memiliki cerita yang menakjubkan. Memberi suntikan motivasi saat kau merasa tak berdaya. Film yang membuat Tom Hank meraih penghargaan Oscar sebagai best actor dan filmnya menjadi best movie. Bercerita tentang seorang anak cacat kaki dengan IQ pas-pasan yang tinggal dengan ibunya yang  single parent. Si anak sering dibully teman-temannya karena cacat kaki dan kebodohannya, tapi dengan semangat dari Jenny (Robyn Writh), gadis kecil korban pelecehan seksual oleh ayahnya sendiri, membuat Forest lebih berani dan bersemangat menjalani hidup. Cinta pertama dan sejatinya pada Jenny membuatnya mampu melewati semua kepahitan hidup. Di film ini juga digambarkan Ibu Forest (Sally Field) begitu tangguh memperjuangkan nasib anaknya agar menjadi orang hebat (bisa jadi inspirasi buat para ibu, terutama yang punya anak berkebutuhan khusus agar lebih bisa menerima kondisi si anak). Dia selalu menanamkan keyakinan pada Gump, “Kau anak yang hebat. Kau tak berbeda dari orang lain.” Kebaikan hati Forest, yang selalu positif thinking membawanya bertemu orang-orang penting termasuk JFK dan membuat hidupnya sukses. Sebagai tentara ia dapat penghargaan, sebagai atlet football ia penentu kemenangan timnya, dapat emas olimpiade sebagai atlet pingpong mengalahkan China, juga pengusaha udang yang kaya raya. Dari film ini juga kita diingatkan akan sejarah penembakan JFK, skandal Watergate Presiden Richard Nixon, Perang Vietnam dll.  Film ini juga memakai teknologi untuk memasukkan sosok Gump di antara para tokoh dan peristiwa bersejarah Amerika. Quote terkenal dari film ini, “Hidup itu seperti coklat (coklat praline, yang didalamnya ada isian bermacam-macam). Kita tak pernah tahu rasa apa yang kita dapatkan.” Karena kita tak pernah tahu isi dari coklat praline yang kita makan, jadi…ya nikmati saja. Toh coklat dengan isi apapun tetap enak dinikmati kan? Buka kotak coklat Forest Gump di sini. Ini film yang sangat indah ceritanya.

Continue Reading

BRIDGET JONES’S BABY, CERITA CINDERELLA UNTUK PARA JOMBLO

Nonton premier bridget jones's baby bareng poppy sovia yang cantik
Nonton premier bridget jones’s baby bareng poppy sovia yang cantik

Buat banyak perempuan, cerita film Trilogy Bridget Jones (Renee Zellweger) yang diangkat dari novel ini terasa sebagai kisah yang “guweh banget” buat para perempuan jomblo. Lahir dari keluarga biasa-biasa saja namun punya ayah yang sangat mencintai ibunya (meskipun ibunya pernah selingkuh dan pergi dari rumah dengan pria lain) namun selalu memaafkan kesalahan ibunya. Lelaki yang selalu mengalah untuk istrinya. Jones yang lahir di keluarga harmonis, merasa tertekan dengan ibu yang selalu berharap ia segera menikah dan punya anak, membuat Jones nelangsa.

Continue Reading

Bermasalah Dengan Anak? Ajak Nonton Film Me Vs Mami

me-1-fix

Cerita film tentang ketimpangan hubungan antara orang tua dan anak sudah banyak yang diangkat ke layar lebar dalam berbagai versi seperti Room, film nominasi Oscar yang menceritakan perjuangan seorang ibu untuk bisa membawa anaknya ke kehidupan yang bebas tanpa kekangan. Saya suka cerita film Korea, Miracle number 7, tentang perjuangan para narapidana dan sipir penjara untuk membebaskan seorang ayah yang tak bersalah agar bisa kabur bersama anaknya sebelum hukuman mati dijatuhkan. Ada juga film Jamie Lee Curtis Freaky Friday yang membuat ia dan anaknya bertukar tubuh hingga keduanya memahami karakter masing-masing.

Nah…. Me Vs Mami diangkat dari banyaknya kasus pertentangan antara orang tua dan anak gadisnya. Mami (Cut Mini Theo) adalah seorang Chef kenamaan yang punya acara televise. Tentu saja ia sangat sibuk mempersiapkan penanyangan acaranya setiap hari. Hal itu membuat putrinya, Mira (Irish Bella) merasa tak pernah diprioritaskan ibunya. Belum lagi sifat mami yang perfeksionis, jutek, tak bisa diam, selalu kuatir dan selalu menganggap Mira masih kecil.

Sebagai anak dari orang tua tunggal, Mira sering merasa kesepian karena sering ditinggalkan Mami namun disaat yang lain, juga merasa sangat jengah dengan kehadiran Mami yang kalau berada di dekatnya selalu menginterogasinya tentang banyak hal. Singkat kata, keduanya sering berantem, musuhan, dan saling menuduh tak pengertian.
Hingga suatu masa, ada telpon dari nenek mantan suaminya, Adam yang ingin bertemu dengan cucunya Mira sebelum meninggal dunia. Sebagai ibu protektif maka Mira takkan bisa membiarkan anaknya pergi sendiri ke kampong halaman mantan suaminya. Akhirnya ia ijin ke produsernya untuk mengantarkan Mira bertemu nenek dari ayahnya.

Singkat cerita, mereka sudah sampai di Padang dan menggunakan mobil rental menuju Payakumbuh tempat sang nenek tinggal. Dasarnya seorang chef, ketika berhenti di sebuah rumah makan, Mami lari ke dapur menginterogasi pemilik dapur tentang kebersihan dan segala hal tentang makanan. Maka terjadilah keributan antara pemilik warung dan Mami. Banyak dialog-dialog lucu diselipkan di sini.
Ternyata sopir rentalnya minta pulang, karena istrinya melahirkan. Jadilah Mami dengan terpaksa mengendarai sendiri mobil sewaan itu ke Payakumbuh bersama Mira. Kebayang doong betapa ributnya mereka berdua selama perjalanan. Ribut tentang apa saja. Tapi karena melakukan perjalanan berdua itulah yang pada akhirnya membuat keduanya akhirnya saling belajar memahami satu sama lain dan Mira menemukan fakta tentang kondisi pernikahan ayah ibunya selama ini.
Rangkaian perjalanan dari Padang menuju Payakumbuh selalu diwarnai insiden-insiden yang mengocok perut. Dari pertemuan Mira dengan cowo ganteng Rio (Dimas Aditya) , kecelakaan, dirampok dan banyaak lagi insiden menggelikan lainnya.

Alur cerita film ini maju, dengan seting kota-kota di wilayah Sumatera Barat seperti Padang, Bukit Tinggi dan Payakumbuh. Terlihat juga Kelok 9 dan Ngarai Sihanouk. Ody Harahap, sang sutradara berhasil menerjemahkan cerita karya Vera Varidia ini dengan baik dan mengalir lancar. Jalan cerita juga menarik. Para penonton sering tertawa terbahak-bahak saat menyaksikan adegan-adegan yang mengocok perut di saat yang lain, terlihat para penonton wanita terharu dan meneteskan air mata. Ini bukan hanya film komedi tapi sarat pesan moral di dalamnya. Jadi jika anda punya hubungan yang kacau dengan anak remaja anda, ajaklah ia menonton film ini, niscaya pulang dari bioskop hubungan orang tua dan anak akan kembali membaik.
Sebagai pemain senior, Cut Mini tidak memiliki kesulitan berarti memainkan mami. Ia sangat pandai berimprovisasi menjadi Mami yang jutek dan menyebalkan. Irish Bella dan Dimas berusaha mengimbangi acting Cut Mini dengan bermain natural. Pak Nurdin, pendatang baru sebagai cameo berhasil mewarnai film dengan acting lugunya yang alamiah dan menghibur. Pokoknya ga ada ruginya nonton film ini yang akan tayang perdana tanggal 20 Oktober secara serentak di seluruh bioskop di Indonesia.

Bagi penggemar traveling, pasti jadi penasaran dan ingin menjelajahi keindahan Sumatra Barat. Dari film ini kita juga jadi tahu beberapa tradisi unik yang berlaku di Padang seperti cara transaksi pembelian kerbau yang menggelikan. Dan istilah …’membeli kerbau itu seperti memilih pasangan. Kita berdua harus klik. Dipilih dengan teliti. Kok ada kerbau segala?

Iya… makanya tonton filmnya!

Continue Reading

Ramuan Paten Paul Green Grass dan Matt Damon di Jason Bourne 5

Jason Bourne poster photo by Shita R
Jason Bourne poster photo by Shita R

Judul Film : Jason Bourne
Tahun pembuatan : 2015
Sutradara : Paul Greengrass
Penulis scenario : Paul Greengrass, Christoper Rouse
Rilis : 29 Juli 2016
Artis pendukung : Matt Damon, Tommy Lee Jones, Alicia Vikander,Julia Stiles

Saya adalah penggemar berat Matt Damon, jadi serial terbarunya sudah dittunggu lama. Sejak ia tampil imut sebagai jenius matematika di “Good Will Hunting”, jadi prajurit muda di film brillian “Saving Private Ryan” bersama Tom Hanks, psikopat ganteng yang iri atas keberuntungan nasib temannya dan ingin mengambil kekasih temannya di “The Talented Mr Ripley”, termasuk di film arisan para aktor dan artis ternama di Trilogy Ocean’s Eleven bersama George Clooney.

Juga setelah ia matang, dan mengeksplorasi dunia perfilman tak hanya sebagai pemain di depan layar tapi juga merambah jadi penulis, bagian dari produser dan belajar menyutradarai film, sama seperti sahabat yang juga mengenalkannya pada dunia film Ben Affleck. Sama-sama ganteng, sama-sama jadi hot daddy (walaupun sepertinya rumah tangga Matt Damon lebih adem ayem dibanding Ben) juga sama-sama konsisten di bidang film dan belajar mengeksplorasi dunia yang menjadi passion mereka.

Meski tampil sebagai cameo di “Interstellar” sebagai astronot yang terjebak hidup di luar angkasa hingga diselamatkan Matthew Connaughy dan Jessica Chastain di film bagus Interstellar, tapi penampilannya sangat mencuri perhatian. Ambisinya untuk memajukan ilmu pengetahuan membuatnya memilih membuang hati nurani dan mencoba membunuh semua astronot yang menolongnya dari kapsul keabadian agar tak kembali ke bumi.

Begitupun saat ia menjadi tokoh Mark Watney dari novel laris The Martian karya Andy Weir dimana Matt Damon berusaha untuk survive di angkasa luar saat ia tertinggal pesawat karena dianggap tewas saat terjadi kecelakaan pesawat luar angkasa. Terbangun dan menyadari dirinya sebagai satu-satunya penghuni planet Mars, Mark langsung menggunakan akal sehatnya. Ia segera memperbaiki saluran komunikasi dan menghitung jumlah cadangan yang dimikinya dibagi masa ia menunggu untuk dijemput awak pesawat. Film ini makin mengokohkan eksistensinya sebagai actor karena diganjar sebagai best actor di beberapa ajang perfilman termasuk nominasi best Actor di ajang Oscar meski tak sukses membawa pulang piala tapi ia mempresentasikan Mark Watney dengan sangat bagus.

Tapi Matt Damon memang identik sebagai jagoan spionase yang makar dari tempatnya bekerja CIA karena kehilangan identitas dan diburu untuk dilenyapkan demi keselamatan beberapa pejabat teras CIA. Film sekuel Jason Bourne selalu laris di pasaran. Dari sekuel pertama Jason Bourne, The Bourne Identity, The Bourne Ultimatium, The Bourne Supremacy. Tangan dingin Paul Greengrass membuat film ini berjalan dalam alur modifikasi maju mundur yang dinamis. Membuat mata tak bisa berkedip menatap adegan demi adegan dan kita takkan mau beranjak dari kursi selama 2 jam 15 menit.

Satu-satunya film sekuel Bourne yang kurang greget adalah Bourne Legacy yang dibintangi Jeremy Renner karena Paul Greengrass yang tidak sepaham dengan producer dan memilih out dari projek film ini. Matt Damon yang memiliki pandangan yang sama dengan Paul, memilih hengkang dan menolak membintangi film ini. Terbukti, film ini tak mendapat tanggapan bagus dari penonton.

Jason Bourne sekuel terakhir yang kembali dibintangi oleh Matt Damon ini sudah lama ditunggu-tunggu para penggemarnya. Kembali dengan formasi lama yang digawangi Paul Green Grass dan Matt Damon dengan teknik ramuan yang sama, gerak kamera yang aktif, terkadang mewakili mata pemirsa sehingga gambar bergerak tak beraturan, perpindahan alur yang cepat dan cerita yang ciamik (aduh ini istilah tahun berapa ya)

Adegan dibuka ketika Nicky Parson mencuri data CIA dan menemukan dokumen rahasia tentang proyek yang menjadikan Bourne sebagai bagian dari kelinci percobaan. Dari situ Nicky melihat peran serta ayah Bourne yang juga bekerja untuk CIA. Nicky menghubungi Bourne dan menyerahkan data rahasia itu pada Bourne. Di tengah kekacauan demonstrasi di Yunani akibat ekonomi yang melemah, Bourne dan Niki dihadapkan pada duel dengan agen CIA yang dikomandai bos CIA langsung Dewey yang tak ingin boroknya terbuka. Dalam insiden kejar-kejaran yang membuat kita harus jeli menatap layar, Niki terbunuh. Bourne yang semula menghilang untuk memperpanjang usia dan mencari nafkah dengan menjadi fighter di arena judi akhirnya kembali tergoda untuk menelususri jati dirinya.

Sementara di markas CIA, kepala IT yang baru, HeatherLee (Alicia Vikander) seorang gadis cantik yang jenius penasaran dengan kisah sang legendaris meminta tanggung jawab penuh pada Bos CIA untuk menangkap Boune melalui file yang diberikan Niki untuk mengetahui keberadaan Jason Bourne.

Yang saya suka beberapa Negara Eropa menjadi seting film ini. Yunani, Italia, Jerman, Maroko dan Amerika tentu saja, menjadikan film ini lebih menarik. Pergerakan yang cepat dari satu tempat ke tempat lain mengesankan betapa dinamisnya dunia intelejen. Penuh intrik, haus kekuasaan dan memanfaatkan berbagai elemen yang dianggap bisa membantu memperlancar kinerja mereka termasuk memeras pemilik sebuah perusahaan IT, Aubolli. Yang menurut saya sih seperti representasi Google kah? Dengan isu-isu Google yang menjadi mata-mata bagi warga dunia. Keinginan Aubolli untuk mengaku bahwa selama ini telah menyerang privacy masyarakat, dibayar mahal dengan terancam nyawanya oleh CIA.
Tak ada gadis seksi di film ini seperti sekuel James Bond yang perlente dan selalu tampil klimis tebar pesona sebagai playboy. Bourne dihadirkan sebagai sosok manusia yang punya hati. Yang merindukan ayahnya. Yang merindukan jati dirinya. Yang sedih atas kematian pacarnya hingga belum memiliki pengganti, bahkan tak juga Nicky mampu menggantikan pacarnya yang terbunuh. Nicky sendiri bukanlah si lemah. Meski perempuan, ia memiliki sikap sendiri untuk berjuang menghadirkan dunia yang lebih sehat bagi semua orang. Dan Nicky sadar pilihan hidupnya memiliki resiko tinggi. Ia menolak diselamatkan Bourne.

Film ini penuh adegan kejar-kejaran yang keren banget dan menegangkan antara Asset musuh bebuyutan Bourne dengan James Bourne menggunakan mobil SWAT. Kejar-kejaran di kota judi Las Vegas yang gemerlap ini keren banget. Ga bakalan rugi menonton film ini. Mata tak berkedip, dan saya sampai tak bisa duduk tenang saking terbawa suasananya.
Bourne memberi nuansa kekuatan feminism yang kental. Bahwa perempuan bukan cuma jadi tempelan di film ini dengan pamer dada dan paha ala film James Bond tapi berperan aktif mewarnai film. Diwakilkan oleh Heather Lee si jenius yang penasaran dengan sosok Bourne akhirnya mempelajari file tentang Bourne agar mampu menangkapnya sebagai bagian dari kemampuan dirinya yang memang mumpuni di bidan IT. Meskipun mungil dan pendiam punya langkah sendiri untuk mengegolkan ambisinya. Bukan Robert Dewey yang memperdaya anak buah cantiknya ini, tapi justru Lee yang berhasil memanfaatkan bosnya untuk meraih posisi yang lebih baik lagi termasuk andil dalam menyingkirkan Dewey dengan mengkhianati misi penangkapan Bourne di Jerman. Terbukti, ketika Dewey digantikan wakilnya, ia berusaha untuk menyakinkan bosnya untuk memanggil kembali Bourne dan menjadikannya sebagai asset CIA. Dan tentu saja, ia yang bertanggung jawab atas proyek itu.

Bosnya yang lebih tahu latar belakangnya bertanya, “Bagaimana jika kau gagal membawanya pulang?” Dengan rasa percaya diri yang besar si cantik ini menjawab, dia berhutang padaku, ia pasti percaya padaku.”
Tapi,..jagoan tetaplah jagoan. Ia berhasil mempecundangi si ahli IT. Kok bisa? Ya bisa…. Penasaran? Tonton saja sendiri ya…. Dan nonton di bioskop ya…. Jangan download hehe

Continue Reading