Menjaga Kesehatan Mata,…untuk Kualitas Hidup Yang Lebih Baik

photo by shita R
photo by shita R

Departemen Kesehatan RI mengadakan seminar Kesehatan Indera Penglihatan dalam rangka peringatan Hari Penglihatan Sedunia 2016 yang diadakan di Gedung Soejoedi, JL HR Rasuna Said, Jakarta. Selain kegiatan seminar juga diselenggarakan video conferen, Lomba Foto bertema Mata untuk pelajar SMA.

Di seluruh dunia terdapat 285 juta penderita gangguan mata yang terdiri dari kebutaan dan low vision dan 90% penderita gangguan mata di Negara dengan low income.
82% kebutaan terjadi di usia di atas 50 tahun dan sebenarnya 80% gangguan mata termasuk kebutaan yang bisa dicegah.

Di Indonesia, Katarak menempati posisi teratas penyakit gangguan mata di Indonesia, lalu disusul kelainan refraksi yang biasanya ditandai dengan pemakaian kacamata minus atau plus, penyakit mata terbesar ke tiga adalah glukoma dan keempat diabetic retinopati, gangguan mata yang disebabkan oleh penyakit diabetes.

Mata dianggap sehat jika bisa melihat dan mampu membaca dengan jelas pada jarak 6 meter yang dikenal dengan skala 6/6 (versi Indonesia).
Walaupun sebagian besar penderita gangguan mata berasal dari Negara low income, tai Indonesia menduduki posisi ke dua terbesar penderita kebutaan dan gangguan penglihatan setelah Ethiopia. Dan Indonesia satu-satunya Negara Asia yang termasuk tinggi penderita kebutaan dan gangguan mata bersama Negara-negara Afrika.

Penyebab utama kebutaan :
1. Katarak kerusakan refraktif (60%)
2. Trakoma, kekurangan vitamin A, onchocerciasi (penyakit yang disebabkan cacing hiii…) 15%
3. Diabetis, retinopathy, glukoma akibat gangguan syarat mata yang biasanya dialami yang sudah berusia lanjut , 15%
4. AMD, dalam mata terdapat bintil kuning yang menjadi focus penglihatan mata. Pada usia 50 tahun ka atas cenderung mengalami gangguan. Rokok juga menjadi penyebab AMD, 10%

Katarak dan refraktif errors bisa dirawat, trakoma , kekurangan vitamin A dan Onchocerciasis bisa dicegah sejak dini. Sementara gangguan penglihatan pada penderita diabetes, glukoma dan retinopathy lebih sulit dicegah sedangkan AMD butuh lebih banyak riset untuk menanggulangi penyakit ini.

Mengapa penderita kebutaan dan gangguan penglihatan di Indoensia tinggi karena menjaga kesehatan mata belum menjadi prioritas perawatan kesehatan, belum adanya program yang terpadu dan tidak adanya coordinator penanganan kebutaan. Komite Mata Nasional dibentuk pemerintah untuk menanggulangi meningkatnya angka kebutaan dan gangguan penglihatan di Indonesia yang makin meningkat. Yang terlibat dalam komite ini diantaranya pemerintah pusat dan daerah, Kementrian lain yang terkait, Rumah sakit pemerintah maupun swasta, LSM, profesi, pekerja social dll. Perlu diingat bahwa 4/5 kasus gangguan penglihatan sebenarnya bisa dicegah. Dokter spesialis mata

Berikut adalah rencana pemerintah

1. Pengumpulan bukti-bukti
2. Melatih lebih banyak professional kesehatan khusus mata
3. Memberi pelayanan mata yang komprehensif
4. Menghilangkan hambatan-hambatan social dan ekonomi

Dengan melibatkan 6 institusi pemerintah di antaranya Departemen Kesehatan, Departemen Sosial, dan TNI , melakukan gerakan sejuta kacamata, deklarasi nasional pencegahan gangguan mata dan kampanye kesehatan mata.

Psikolog dra. Ratih Ibrahim MM mengajak para orang tua agar “aware” terhadap penggunaan gadget oleh anak karena gadget menjadi salah satu factor penyebab kerusakan mata pada anak dan membuat anak tak belajar bersosialisasi. Sebaiknya anak usia 0-2 tahun tidak boleh terkena paparan gadget sama sekali, pada usia 2-4 tahun paparan gadget maksimal 2 jam sehari, pada remaja maksimal 5 jam sehari setelah itu orang tua harus mengingatkan anak agar melakukan aktivitas yang elbih bermanfaat.

Nah untuk menjaga agar mata kita tetap sehat hingga usia lanjut berikut tips-tips yang bisa kita lakukan,
1.Konsumsi makanan yang mengandung vitamin A tingkat tinggi yaitu buah dan sayur yang berwarna orange seperti wortel, cabai, paprika, kol merah, tomat
2.Lakukan kegiatan olah raga agar sirkulasi darah lancar dan mata terbiasa melihat dalam berbagai tingkat kedalaman, beda jika kita di depan laptop, maka jarak mata ke laptop akan stagnan selama berjam-jam dan ini membuat mata lelah
3.Lakukan kegiatan out door seperti jogging di car free day tiap hari minggu, trekking di pegunungan untuk menikmati pemandangan yang indah, berenang namun gunakan kaca mata renang untuk melindungi mata dari klorin
4.Jika cuaca terik, pakailah kacamata hitam. Meski ada orang yang akan menertawakan atau sinis, ..ih sok gaya..cuek aja, demi kesehatan mata kita. Kasihan yang meledek, karena kurang informasi.
5.Gunakan kaca mata pelindung saat menggunakan motor agar mata terlindung dari debu, polusi atau benda-benda kecil yang beterbangan di jalan dan bisa merusak mata
6.Berhati-hati dalam menggunakan obat tetes mata karena ada obat tetes mata yang mengandung dexamethasone yang mengandung steroid, dapat menyebabkan katarak.
7.Jalani pola hidup sehat karena kebutaan dan kerusakan penglihatan bisa disebabkan oleh beberapa penyakit tertentu seperti diabetes, darah tinggi dan stroke
8.Jagalah kesehatan dan kebersihan karena lingkungan yang bersih bisa menghindarkan kita dari bibit penyakit.

Baca juga yang ini....

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *